Bab 3. Peristiwa 1965 dan ingatan publik · 20 menit
Memahami Peristiwa 1965 dan ingatan publik
Tujuan belajar
Mempelajari topik: Peristiwa 1965 dan ingatan publik. Jelaskan alasan di balik jawabanmu.
Inti materi
Peristiwa 1965 memiliki korban serta tafsir sejarah yang sensitif. Pembelajaran memakai sumber yang dapat diperiksa, menghormati penyintas, dan menghindari tuduhan terhadap keturunan atau kelompok kini.
Contoh dibahas
Keterangan arsip dan kesaksian perlu dibandingkan tanpa memaksa narasumber menceritakan pengalaman traumatis.
Coba sendiri
Mengapa sumber tunggal berisiko saat membahas peristiwa sensitif?
Pembahasan
Satu sumber dapat terbatas atau berpihak; pemeriksaan silang serta etika diperlukan.
Periksa pemahaman
Jelaskan langkahmu dengan kalimatmu sendiri. Bandingkan alasanmu dengan pembahasan, lalu perbaiki bagian yang belum tepat sebelum melanjutkan. Jika menggunakan angka atau data, tuliskan satuan dan sumbernya.
Catatan belajar
Tuliskan satu hal yang sudah kamu pahami dan satu pertanyaan untuk dibahas bersama guru atau teman.
Latihan ingatan
Kartu belajar — Bab 3. Peristiwa 1965 dan ingatan publik
Dua pertanyaan singkat untuk memeriksa pemahaman materi dan penerapannya.
Kartu 1
Mengapa sumber tunggal berisiko saat membahas peristiwa sensitif?
Petunjuk: Coba jawab sebelum membalik kartu.
Lihat sisi belakang
Masuk untuk menyimpan kartu yang sudah kamu kuasai.
Kartu 2
Apa gagasan utama dari Peristiwa 1965 dan ingatan publik?
Petunjuk: Coba jawab sebelum membalik kartu.
Lihat sisi belakang
Masuk untuk menyimpan kartu yang sudah kamu kuasai.
Lanjutkan belajar
Sumber dan penyusunan materi
Penerbit: Project Pintar · Pembaruan data materi: 25 Okt 2026, 23.09 WIB.
Materi melewati alur publikasi internal. Belum merupakan tinjauan pedagogis independen oleh guru atau jaminan seluruh kurikulum/buku sekolah tercakup.
Acuan, hak penggunaan, dan batas materi
Naskah, contoh, dan latihan orisinal Project Pintar 2026. Alur kelas disusun dari CP Fase F Keputusan BSKAP 046/H/KR/2025 Lampiran II: https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1753929861_manage_file.pdf . Urutan bab adalah rancangan Project Pintar, bukan urutan resmi yang wajib dipakai setiap sekolah.
Dibuat sendiri/tim
Catatan sumber dapat menyebut tahap draf saat penyusunan. Status tayang mengikuti publikasi kursus; tinjauan pendidik independen tetap terpisah.