Ni Wayan Suastika
24 Des 2025, 07.00 WIB · Telah dimoderasi
Game-nya punya ruang untuk dikembangkan lagi.
Cerita belajar bersama
Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.
4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.
24 Des 2025, 07.00 WIB · Telah dimoderasi
Game-nya punya ruang untuk dikembangkan lagi.
23 Des 2025, 13.00 WIB · Telah dimoderasi
Buat pemanasan sebelum belajar lebih lama, boleh juga. Kadang anak bisa memilih jawaban benar karena kebetulan, jadi nilainya belum tentu menggambarkan pemahaman. Saya pengin tetap ada ruang untuk bertanya, misalnya kenapa memilih jawaban itu, supaya latihan nggak sekadar selesai.
22 Des 2025, 13.16 WIB · Telah dimoderasi
Penasaran mencoba lebih jauh lewat HP. Kadang satu HP dipakai bergantian, jadi perpindahan akun dan informasi siapa yang sedang masuk perlu jelas. Saya nggak ingin hasil belajar satu anak tercatat ke akun yang lain cuma karena lupa memeriksa bagian atas halaman.
22 Des 2025, 09.34 WIB · Telah dimoderasi
Saya suka kalau belajar dimulai dari contoh konkret.
22 Des 2025, 08.26 WIB · Telah dimoderasi
Bagian navigasinya penting supaya nggak bingung mulai dari mana. Saya berharap pilihan usia atau kelas gampang ditemukan, bukan terselip di pengaturan.
21 Des 2025, 12.34 WIB · Telah dimoderasi
Menarik untuk keluarga yang ingin punya kegiatan belajar kecil. Semoga petunjuk untuk orang tua nggak terlalu teknis atau panjang.
21 Des 2025, 09.01 WIB · Telah dimoderasi
Belajar sambil main begini idenya seru. Saya lebih suka permainan yang nggak memaksa buru-buru atau terus mengejar skor.
21 Des 2025, 03.37 WIB · Telah dimoderasi
Menarik kalau hasil latihan bisa jadi bahan evaluasi. Menurut saya informasi yang berguna itu cukup sederhana: apa yang sudah dicoba, apa yang mulai dipahami, dan apa yang masih sulit. Nggak perlu grafik terlalu banyak kalau akhirnya orang tua masih bingung harus mendampingi bagian mana.
20 Des 2025, 04.20 WIB · Telah dimoderasi
Ada sisi fun-nya, jadi nggak terasa formal banget. Menurut saya keseruannya perlu seimbang. Jangan sampai selesai bermain tetapi nggak ingat apa yang tadi dipelajari.
19 Des 2025, 04.43 WIB · Telah dimoderasi
Enak ada kegiatan yang langsung bisa dicoba. Saya berharap ada contoh yang dekat dengan kegiatan sehari-hari, biar nggak terlalu abstrak.
18 Des 2025, 17.19 WIB · Telah dimoderasi
Buat belajar bersama, arahnya sudah menarik.
18 Des 2025, 17.04 WIB · Telah dimoderasi
Contoh yang dekat dengan keseharian biasanya lebih mudah masuk. Biar nggak sekadar hafalan.
17 Des 2025, 15.15 WIB · Telah dimoderasi
Saya berharap materi dasarnya diperkuat dulu. Materi yang banyak memang kelihatan menarik, tapi belum tentu semuanya dibutuhkan. Saya lebih memilih kumpulan yang terarah dan tahu harus mulai dari mana. Setelah dasar cukup kuat, baru naik ke bagian yang lebih menantang.
17 Des 2025, 14.00 WIB · Telah dimoderasi
Buat saya, penjelasan adalah bagian yang paling penting. Saya berharap contoh dan pertanyaannya memakai bahasa yang sesuai usia.
16 Des 2025, 09.52 WIB · Telah dimoderasi
Saya belum berani bilang cocok untuk semua orang. Nanti saya lihat lagi perkembangannya.
15 Des 2025, 08.38 WIB · Telah dimoderasi
Desainnya simpel dan nggak bikin capek mata.
14 Des 2025, 20.39 WIB · Telah dimoderasi
Baru lihat-lihat, tampilannya cukup bersahabat. Saya lebih terbantu tombol yang jelas fungsinya daripada animasi yang banyak. Yang penting nggak bingung mau pencet apa.
14 Des 2025, 19.24 WIB · Telah dimoderasi
Not bad buat tambahan kegiatan belajar. Saya lebih senang belajar yang terasa wajar daripada yang penuh tekanan buat cepat bisa.
14 Des 2025, 08.43 WIB · Telah dimoderasi
Untuk saat ini saya masih menunggu materi yang paling sesuai. Kalau nanti ada penambahan materi, informasi tentang tingkat kesulitan dan hal yang perlu dipahami sebelumnya akan membantu. Jadi pengguna nggak asal memilih yang kelihatan seru tetapi ternyata masih terlalu jauh dari kemampuan saat ini.
14 Des 2025, 01.42 WIB · Telah dimoderasi
Latihan seperti ini cocok buat cek pemahaman awal. Kadang anak bisa memilih jawaban benar karena kebetulan, jadi nilainya belum tentu menggambarkan pemahaman. Saya pengin tetap ada ruang untuk bertanya, misalnya kenapa memilih jawaban itu, supaya latihan nggak sekadar selesai.