Cerita belajar bersama

Ulasan pengguna

Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.

Tulis ulasan

4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.

Intan Maria Siregar

30 Jan 2025, 19.28 WIB · Telah dimoderasi

Angka nilai saja rasanya belum cukup buat saya. Bukan buat membandingkan anak.

Asep Sutisna

30 Jan 2025, 15.55 WIB · Telah dimoderasi

Ringkasan hasil belajar akan berguna buat pendamping.

Nur Azizah Jalil

30 Jan 2025, 04.04 WIB · Telah dimoderasi

Ada sisi fun-nya, jadi nggak terasa formal banget. Kalau bisa, selalu sediakan pilihan main tanpa suara. Nggak semua tempat memungkinkan pakai audio.

Agnes Pattiasina

29 Jan 2025, 04.08 WIB · Telah dimoderasi

Senang ada aktivitas selain membaca. Buat anak yang kurang tertarik membaca penjelasan panjang, aktivitas seperti ini bisa membantu membuka obrolan. Setelah main, orang tua masih bisa tanya kenapa dua hal itu cocok. Jadi bukan cuma selesai satu babak lalu pindah.

Daniel Wattimena

28 Jan 2025, 13.11 WIB · Telah dimoderasi

Contoh yang dekat dengan keseharian biasanya lebih mudah masuk. Kalau ada istilah baru, pengertian singkat di dekatnya akan sangat membantu.

Florentina Kaho

27 Jan 2025, 23.17 WIB · Telah dimoderasi

Menarik kalau hasil latihan bisa jadi bahan evaluasi. Bukan buat membandingkan anak.

Salsabila Rahman

27 Jan 2025, 23.06 WIB · Telah dimoderasi

Konsepnya cukup dekat dengan yang saya cari. Makasih sudah mengembangkan ini.

Hidayat Rasyid

27 Jan 2025, 18.16 WIB · Telah dimoderasi

Bahasa yang mudah dipahami itu nilai tambah. Kalimat yang terlalu panjang kadang bikin maksud pertanyaannya malah susah ditangkap.

Ricky Waworuntu

27 Jan 2025, 16.45 WIB · Telah dimoderasi

Angka nilai saja rasanya belum cukup buat saya. Setiap anak punya ritmenya.

Cut Meutia Fauzi

27 Jan 2025, 03.58 WIB · Telah dimoderasi

Contoh yang dekat dengan keseharian biasanya lebih mudah masuk. Saya lebih nyaman kalau materi yang belum lengkap ditandai dengan jujur. Nggak apa-apa berkembang bertahap. Yang penting contoh, jawaban, dan pembahasannya selaras, supaya pendamping nggak perlu menebak mana penjelasan yang sebenarnya dimaksud.

Ilham Fahmi

27 Jan 2025, 03.45 WIB · Telah dimoderasi

Saya pengin ada lebih banyak variasi kegiatan. Saya berharap variasinya bukan cuma soal sekolah dalam bentuk digital. Contoh dari belanja, memasak, waktu, atau benda di sekitar rumah bisa membuat konsep lebih terasa dekat. Tentu tetap disesuaikan dengan umur dan tujuan belajarnya.

Neng Rani Kusnadi

26 Jan 2025, 18.26 WIB · Telah dimoderasi

Nama menu yang sederhana itu membantu banget. Label bahasa Indonesia sudah pas.

Tiur Situmorang

26 Jan 2025, 03.40 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih suka alur yang nggak banyak langkah. Label bahasa Indonesia sudah pas.

I Wayan Suastika

25 Jan 2025, 16.29 WIB · Telah dimoderasi

Menarik untuk keluarga yang ingin punya kegiatan belajar kecil. Nggak harus lama-lama juga.

Ilham Hamzah

24 Jan 2025, 23.39 WIB · Telah dimoderasi

Sederhana, tapi idenya punya manfaat. Makasih sudah mengembangkan ini.

Nor Aisyah Asyari

24 Jan 2025, 23.10 WIB · Telah dimoderasi

Menu yang jelas lebih penting daripada banyak menu.

Debora Siahaan

23 Jan 2025, 18.59 WIB · Telah dimoderasi

Materi sederhana tetap perlu dijelaskan dengan runtut. Satu contoh tambahan sering lebih membantu daripada mengulang penjelasan yang sama dengan kata-kata lebih sulit.

Aditya Wibowo

23 Jan 2025, 09.45 WIB · Telah dimoderasi

Variasi contoh soal bakal berpengaruh besar. Tapi kualitas tetap nomor satu.

Rina Nugroho

21 Jan 2025, 21.58 WIB · Telah dimoderasi

Secara tampilan udah oke sih. Tinggal dirapikan sedikit lagi.

Wulan Santoso

21 Jan 2025, 06.49 WIB · Telah dimoderasi

Mulai sedikit dulu, nanti baru lihat cocok atau nggak. Rutinitas di rumah kan nggak selalu sama setiap hari. Ada waktu yang longgar, ada juga yang benar-benar sibuk. Saya berharap aplikasi seperti ini bisa mengikuti keadaan pengguna, bukan malah menambah daftar kewajiban yang bikin stres.