Cerita belajar bersama

Ulasan pengguna

Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.

Tulis ulasan

4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.

Adrianus Lake

8 Jan 2025, 08.21 WIB · Telah dimoderasi

Angka nilai saja rasanya belum cukup buat saya. Kalau nilainya naik, tentu senang, tapi saya juga ingin tahu apakah anak mengerjakannya sendiri atau banyak dibantu. Hasil digital tetap perlu dibaca bersama keadaan belajarnya. Jangan sampai angka yang terlihat bagus malah jadi satu-satunya ukuran.

Nadia Arsyad

7 Jan 2025, 20.49 WIB · Telah dimoderasi

Bahasa yang mudah dipahami itu nilai tambah. Satu contoh tambahan sering lebih membantu daripada mengulang penjelasan yang sama dengan kata-kata lebih sulit.

Ni Made Artawan

7 Jan 2025, 06.01 WIB · Telah dimoderasi

Belum bisa menilai semuanya karena baru mencoba. Kalau ada perubahan, catatan singkat tentang apa yang diperbaiki akan membantu.

Angelina Kawilarang

7 Jan 2025, 04.29 WIB · Telah dimoderasi

Belajar sambil main begini idenya seru. Buat anak yang kurang tertarik membaca penjelasan panjang, aktivitas seperti ini bisa membantu membuka obrolan. Setelah main, orang tua masih bisa tanya kenapa dua hal itu cocok. Jadi bukan cuma selesai satu babak lalu pindah.

Nur Afifah Kamaruddin

6 Jan 2025, 23.00 WIB · Telah dimoderasi

Pendapat awal saya cukup positif, dengan beberapa catatan. Menurut saya kritik yang spesifik lebih berguna. Jadi kalau menemukan bagian membingungkan, saya ingin ada tempat untuk menyampaikannya.

Zulkifli Kamal

6 Jan 2025, 17.12 WIB · Telah dimoderasi

Bahasa yang mudah dipahami itu nilai tambah. Biar nggak sekadar hafalan.

Dewi Laras Wijayanto

6 Jan 2025, 06.01 WIB · Telah dimoderasi

Sejauh ini saya lebih memilih memberi masukan dulu. Menurut saya kritik yang spesifik lebih berguna. Jadi kalau menemukan bagian membingungkan, saya ingin ada tempat untuk menyampaikannya.

Martha Tampubolon

6 Jan 2025, 00.18 WIB · Telah dimoderasi

Saya berharap materi dasarnya diperkuat dulu. Tapi kualitas tetap nomor satu.

Azlan Mahmud

5 Jan 2025, 23.49 WIB · Telah dimoderasi

Bermainnya bisa jadi pintu masuk buat mulai belajar. Harapan saya permainan ini tetap ramah untuk anak yang butuh waktu lebih lama. Ada yang cepat menangkap pola, ada yang mesti mencoba berkali-kali. Keduanya sebaiknya tetap merasa boleh belajar dengan ritmenya sendiri.

Florentina Lake

5 Jan 2025, 04.41 WIB · Telah dimoderasi

Tampilan di ponsel perlu terus diperhatikan, menurut saya.

Eben Tuhumury

4 Jan 2025, 16.21 WIB · Telah dimoderasi

Ada peluang buat bikin waktu belajar lebih akrab. Saya melihat aplikasi seperti ini sebagai alat bantu, bukan pengganti perhatian orang tua. Anak tetap perlu didengar kalau bilang capek atau belum paham. Kalau suasananya sudah tegang, biasanya berhenti sebentar justru lebih baik.

Amir Abdullah

4 Jan 2025, 11.33 WIB · Telah dimoderasi

Saya ingin bisa melihat bagian yang perlu diulang. Kalau ada ringkasan, lebih baik pakai istilah sehari-hari daripada istilah laporan yang terlalu teknis.

Nur Aini Abdullah

3 Jan 2025, 15.59 WIB · Telah dimoderasi

Saya pengin ada lebih banyak variasi kegiatan. Satu per satu juga nggak masalah.

Cut Meutia Abidin

3 Jan 2025, 15.36 WIB · Telah dimoderasi

Not bad buat tambahan kegiatan belajar. Semoga makin nyaman dipakai.

Ni Ketut Sastra

3 Jan 2025, 15.03 WIB · Telah dimoderasi

Soalnya bisa jadi bahan buat mengulang pelajaran. Semoga tingkat kesulitannya naik bertahap, jangan tiba-tiba jauh banget.

Ilham Azhar

3 Jan 2025, 13.59 WIB · Telah dimoderasi

Latihan singkat begini lebih gampang saya ajak mulai. Yang penting bukan banyak-banyakan soal, tapi paham kenapa jawabannya begitu.

Muhammad Furqan Syahputra

2 Jan 2025, 20.12 WIB · Telah dimoderasi

Materi sederhana tetap perlu dijelaskan dengan runtut. Saya lebih nyaman kalau materi yang belum lengkap ditandai dengan jujur. Nggak apa-apa berkembang bertahap. Yang penting contoh, jawaban, dan pembahasannya selaras, supaya pendamping nggak perlu menebak mana penjelasan yang sebenarnya dimaksud.

Hidayat Asyari

2 Jan 2025, 16.53 WIB · Telah dimoderasi

Bahasa yang mudah dipahami itu nilai tambah. Menurut saya pembahasan yang baik juga menjelaskan kenapa pilihan lain kurang tepat. Bukan untuk memperpanjang bacaan, tapi supaya kesalahan yang sama nggak terus terulang. Akan lebih enak lagi kalau ada contoh sederhana yang bisa dicoba sendiri.

Farah Jamal

2 Jan 2025, 01.40 WIB · Telah dimoderasi

Ini cocoknya dicoba pelan-pelan, bukan diborong sekaligus. Kalau sudah lelah, berhenti dulu juga nggak apa-apa menurut saya.

Fajar Santoso

1 Jan 2025, 20.18 WIB · Telah dimoderasi

Saya tertarik sama aktivitas mencocokkan pasangan. Fun secukupnya aja udah cukup.