Cerita belajar bersama

Ulasan pengguna

Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.

Tulis ulasan

4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.

Andi Fikri Mattalatta

25 Agu 2026, 16.23 WIB · Telah dimoderasi

Ini bisa jadi bahan belajar bareng di rumah. Buat saya, mengetahui bagian yang sulit lebih penting daripada membandingkan hasil anak dengan peserta lain.

Rahmi Syamsuddin

24 Agu 2026, 08.11 WIB · Telah dimoderasi

Saya suka ide memulai dari target yang kecil. Saya ingin ada rasa cukup ketika satu kegiatan selesai. Nggak terus-terusan ditawari lanjut sampai lupa waktu. Belajar yang menyenangkan menurut saya tetap perlu batas, supaya besok masih ada keinginan untuk membuka lagi.

Angelina Runtuwene

24 Agu 2026, 07.06 WIB · Telah dimoderasi

Lumayan, bisa masuk daftar kegiatan belajar di rumah. Makasih sudah mengembangkan ini.

Siti Zahra Abdullah

23 Agu 2026, 13.01 WIB · Telah dimoderasi

Sejauh ini saya lebih memilih memberi masukan dulu. Semoga masukannya diperhatikan.

Grace Waworuntu

22 Agu 2026, 05.00 WIB · Telah dimoderasi

Saya ingin tahu perkembangan dari waktu ke waktu. Setiap anak punya ritmenya.

Martha Situmorang

21 Agu 2026, 23.18 WIB · Telah dimoderasi

Oke untuk dicoba, tapi tetap perlu lihat kebutuhan masing-masing. Saya nggak berharap aplikasi yang masih berkembang langsung sempurna. Tapi informasi tentang batasan dan fitur yang tersedia sebaiknya jelas. Pengguna jadi bisa memutuskan apakah kebutuhannya sudah terpenuhi tanpa harus mencoba semuanya satu per satu.

Muhammad Furqan Daud

20 Agu 2026, 15.31 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih sering belajar lewat layar kecil. Kadang satu HP dipakai bergantian, jadi perpindahan akun dan informasi siapa yang sedang masuk perlu jelas. Saya nggak ingin hasil belajar satu anak tercatat ke akun yang lain cuma karena lupa memeriksa bagian atas halaman.

I Gede Suastika

20 Agu 2026, 10.29 WIB · Telah dimoderasi

Saya berharap pengalaman di HP tetap nyaman. Perangkat di rumah belum tentu keluaran baru. Jadi saya lebih berharap halaman yang ringan dan stabil daripada efek visual yang berat. Tampilan sederhana nggak masalah selama materi terbaca dan kegiatannya tetap bisa diikuti dengan nyaman.

Deni Sutisna

20 Agu 2026, 08.40 WIB · Telah dimoderasi

Sebagai teman belajar tambahan, ini menarik. Kalau belum cocok di satu kegiatan, mungkin bisa coba kegiatan lain dulu.

Christian Kawilarang

20 Agu 2026, 07.30 WIB · Telah dimoderasi

Soalnya bisa jadi bahan buat mengulang pelajaran. Saya lebih memilih sedikit soal dengan pembahasan yang jelas daripada puluhan soal yang hanya menampilkan benar atau salah. Buat latihan di rumah, proses memahami jawabannya itu justru bagian yang paling lama dan perlu ditemani.

Lidya Lalamentik

19 Agu 2026, 09.36 WIB · Telah dimoderasi

Belajar sambil main begini idenya seru. Harapan saya permainan ini tetap ramah untuk anak yang butuh waktu lebih lama. Ada yang cepat menangkap pola, ada yang mesti mencoba berkali-kali. Keduanya sebaiknya tetap merasa boleh belajar dengan ritmenya sendiri.

Adrian Hakim

19 Agu 2026, 03.49 WIB · Telah dimoderasi

Bisa jadi pilihan kegiatan saat ada waktu luang. Semoga bisa jadi kebiasaan baik.

David Mawikere

19 Agu 2026, 01.26 WIB · Telah dimoderasi

Menarik untuk keluarga yang ingin punya kegiatan belajar kecil. Orang tua juga kadang lupa materi sekolah, jadi jangan diasumsikan selalu langsung tahu jawabannya. Penjelasan sederhana akan sangat membantu. Bisa belajar bareng tanpa harus berpura-pura sudah menguasai semuanya itu rasanya lebih nyaman.

Zikri Mansur

18 Agu 2026, 20.30 WIB · Telah dimoderasi

Belajar sambil main begini idenya seru. Saya nggak terlalu mencari game yang kompetitif untuk kegiatan di rumah. Lebih suka yang bisa dimainkan sebentar, ada hal yang dipahami, lalu selesai. Kalau harus terus mengejar ranking, takutnya malah jadi beban tambahan.

Alfian Pattipeilohy

18 Agu 2026, 16.14 WIB · Telah dimoderasi

Belum bisa menilai semuanya karena baru mencoba. Kadang yang membuat betah bukan jumlah fiturnya, tetapi hal-hal kecil yang konsisten. Tombol berfungsi seperti yang tertulis, jawaban tersimpan, dan pesan kesalahan bisa dipahami. Fondasi seperti itu menurut saya layak diprioritaskan.

Annisa Nasution

18 Agu 2026, 04.21 WIB · Telah dimoderasi

Saya suka ide anak belajar dengan pendampingan seperlunya. Tetap perlu sabar tentunya.

Muhammad Ridwan Jalal

17 Agu 2026, 21.28 WIB · Telah dimoderasi

Catatan kegiatan bisa membantu menentukan langkah berikutnya. Bukan buat membandingkan anak.

Ahmad Rafi Rasyid

17 Agu 2026, 05.24 WIB · Telah dimoderasi

Progres sebaiknya mudah dibaca, nggak cuma angka. Kalau nilainya naik, tentu senang, tapi saya juga ingin tahu apakah anak mengerjakannya sendiri atau banyak dibantu. Hasil digital tetap perlu dibaca bersama keadaan belajarnya. Jangan sampai angka yang terlihat bagus malah jadi satu-satunya ukuran.

I Gede Sudana

16 Agu 2026, 02.07 WIB · Telah dimoderasi

Ini bukan solusi instan, tapi bisa jadi alat bantu. Saya lebih senang belajar yang terasa wajar daripada yang penuh tekanan buat cepat bisa.

Teuku Adnan Mansur

15 Agu 2026, 16.10 WIB · Telah dimoderasi

Penasaran mencoba lebih jauh lewat HP. Saya berharap ukuran tombol cukup lega, terutama untuk anak yang baru belajar menggunakan layar sentuh.