Cerita belajar bersama

Ulasan pengguna

Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.

Tulis ulasan

4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.

Teti Kurnia

23 Mei 2026, 14.41 WIB · Telah dimoderasi

Menurut saya layak dieksplor pelan-pelan. Saya lebih senang belajar yang terasa wajar daripada yang penuh tekanan buat cepat bisa.

Ni Ketut Mahendra

22 Mei 2026, 22.17 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih suka halaman belajar yang sederhana begini. Saya lebih terbantu tombol yang jelas fungsinya daripada animasi yang banyak. Yang penting nggak bingung mau pencet apa.

Florentina Tefa

22 Mei 2026, 16.26 WIB · Telah dimoderasi

Ada ruang untuk menambah kegiatan yang lebih dekat dengan keseharian. Satu per satu juga nggak masalah.

Alfian Latuconsina

22 Mei 2026, 12.08 WIB · Telah dimoderasi

Menurut saya layak dieksplor pelan-pelan. Saya tidak mencari pengganti guru atau sekolah. Yang dibutuhkan lebih ke teman mengulang dan mencoba di rumah, dengan suasana yang lebih santai. Jadi saya berharap aplikasi ini tetap jujur tentang perannya dan tidak menjanjikan hasil berlebihan.

Daniel Pattipeilohy

22 Mei 2026, 10.23 WIB · Telah dimoderasi

Buat belajar bersama, arahnya sudah menarik. Tetap perlu sabar tentunya.

Andi Fikri Arief

22 Mei 2026, 06.53 WIB · Telah dimoderasi

Penjelasan singkat yang tepat bisa membantu banget.

Dede Fajar Kusnadi

21 Mei 2026, 03.46 WIB · Telah dimoderasi

Untuk pengguna baru, petunjuk awal akan berguna. Jangan sampai muter-muter.

Ni Ketut Wirata

19 Mei 2026, 13.20 WIB · Telah dimoderasi

Konsep belajar sebentar-sebentar lebih cocok buat saya. Rutinitas di rumah kan nggak selalu sama setiap hari. Ada waktu yang longgar, ada juga yang benar-benar sibuk. Saya berharap aplikasi seperti ini bisa mengikuti keadaan pengguna, bukan malah menambah daftar kewajiban yang bikin stres.

Fadli Nasution

19 Mei 2026, 04.57 WIB · Telah dimoderasi

Penjelasan singkat yang tepat bisa membantu banget. Nggak harus pakai istilah rumit.

Muhammad Ridwan Rahman

19 Mei 2026, 04.11 WIB · Telah dimoderasi

Saya pengin ada lebih banyak variasi kegiatan. Kalau materi dikelompokkan sesuai kemampuan awal, memilihnya bakal lebih gampang.

Angelina Sumual

18 Mei 2026, 19.21 WIB · Telah dimoderasi

Menarik kalau nanti topiknya makin beragam. Menurut saya kegiatan membaca, mencoba, dan menjelaskan ulang bisa dibuat bergantian supaya ritmenya nggak monoton.

Ayu Santoso

18 Mei 2026, 14.15 WIB · Telah dimoderasi

Saya masih membiasakan diri dengan letak menunya. Kalau nanti fiturnya makin banyak, semoga menunya tetap tertata. Materi, latihan, hasil, dan pengaturan punya tempat masing-masing. Saya lebih suka mencari berdasarkan kebutuhan daripada harus hafal nama modul yang terdengar mirip satu sama lain.

Ni Made Wirata

18 Mei 2026, 14.07 WIB · Telah dimoderasi

Baru eksplor, jadi masih sambil cari-cari fitur. Kalau nanti fiturnya makin banyak, semoga menunya tetap tertata. Materi, latihan, hasil, dan pengaturan punya tempat masing-masing. Saya lebih suka mencari berdasarkan kebutuhan daripada harus hafal nama modul yang terdengar mirip satu sama lain.

Jamilah Jauhari

17 Mei 2026, 08.28 WIB · Telah dimoderasi

Saya pengin bisa langsung tahu kegiatan yang bisa dicoba. Hal yang sering membuat saya berhenti mencoba aplikasi baru itu bukan materinya, melainkan bingung harus mulai dari mana. Akan membantu kalau ada satu jalur awal yang sederhana, lalu pilihan lain bisa dieksplor setelah mulai nyaman.

Nur Aini Basri

16 Mei 2026, 19.22 WIB · Telah dimoderasi

Boleh banget dikembangkan ke lebih banyak topik. Kalau materi dikelompokkan sesuai kemampuan awal, memilihnya bakal lebih gampang.

Zulkifli Basri

16 Mei 2026, 16.26 WIB · Telah dimoderasi

Latihan seperti ini cocok buat cek pemahaman awal. Kalau nanti jumlah soalnya bertambah, semoga kualitasnya ikut dijaga. Pilihan jawaban yang ambigu bisa bikin anak bingung padahal konsepnya sudah dia pahami. Lebih baik bertahap daripada banyak tetapi penjelasannya belum matang.

Euis Herdiana

16 Mei 2026, 15.18 WIB · Telah dimoderasi

Boleh banget dikembangkan ke lebih banyak topik. Saya berharap variasinya bukan cuma soal sekolah dalam bentuk digital. Contoh dari belanja, memasak, waktu, atau benda di sekitar rumah bisa membuat konsep lebih terasa dekat. Tentu tetap disesuaikan dengan umur dan tujuan belajarnya.

Nur Azizah Hamid

16 Mei 2026, 10.03 WIB · Telah dimoderasi

Ada sisi fun-nya, jadi nggak terasa formal banget. Fun secukupnya aja udah cukup.

Cindy Kawilarang

16 Mei 2026, 07.04 WIB · Telah dimoderasi

Konsepnya saya suka, pelaksanaannya perlu terus diperhatikan. No rush, yang penting rapi.

Asep Supriatna

16 Mei 2026, 06.39 WIB · Telah dimoderasi

Materi sederhana tetap perlu dijelaskan dengan runtut. Itu yang bikin belajar terasa berguna.