Cerita belajar bersama

Ulasan pengguna

Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.

Tulis ulasan

4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.

Rina Prasetyo

15 Mei 2026, 18.17 WIB · Telah dimoderasi

Materi sederhana tetap perlu dijelaskan dengan runtut. Menurut saya pembahasan yang baik juga menjelaskan kenapa pilihan lain kurang tepat. Bukan untuk memperpanjang bacaan, tapi supaya kesalahan yang sama nggak terus terulang. Akan lebih enak lagi kalau ada contoh sederhana yang bisa dicoba sendiri.

Neng Rani Sutisna

15 Mei 2026, 13.33 WIB · Telah dimoderasi

Porsi kecil lebih gampang dimasukkan ke rutinitas. Kadang waktu luang cuma sebentar. Jadi saya berharap setiap bagian tetap punya awal dan akhir yang jelas.

Johan Siregar

14 Mei 2026, 18.36 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih nyaman kalau orang tua nggak cuma jadi penonton. Semoga petunjuk untuk orang tua nggak terlalu teknis atau panjang.

Nor Aisyah Fauzan

14 Mei 2026, 09.20 WIB · Telah dimoderasi

Bagian navigasinya penting supaya nggak bingung mulai dari mana. Label bahasa Indonesia sudah pas.

Dimas Arya Utomo

14 Mei 2026, 03.37 WIB · Telah dimoderasi

Ada sisi fun-nya, jadi nggak terasa formal banget. Jangan kebanyakan efek suara ya.

Fadli Hakim

13 Mei 2026, 14.36 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih suka halaman belajar yang sederhana begini. Untuk bagian belajar, saya berharap isi materinya tetap jadi fokus. Hiasan secukupnya aja. Kadang halaman yang terlalu banyak warna malah bikin perhatian lari ke mana-mana, apalagi kalau dipakai anak yang gampang terdistraksi.

Adrianus Tefa

13 Mei 2026, 11.25 WIB · Telah dimoderasi

Ada peluang buat bikin waktu belajar lebih akrab. Semoga petunjuk untuk orang tua nggak terlalu teknis atau panjang.

Adelina Neno

13 Mei 2026, 00.51 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih tertarik pada pembahasan daripada angka nilainya. Menurut saya pembahasan yang baik juga menjelaskan kenapa pilihan lain kurang tepat. Bukan untuk memperpanjang bacaan, tapi supaya kesalahan yang sama nggak terus terulang. Akan lebih enak lagi kalau ada contoh sederhana yang bisa dicoba sendiri.

Rani Anwar

13 Mei 2026, 00.09 WIB · Telah dimoderasi

Konsep game kecil untuk belajar ini menarik. Saya lebih suka permainan yang nggak memaksa buru-buru atau terus mengejar skor.

Debby Ratulangi

12 Mei 2026, 18.37 WIB · Telah dimoderasi

Bermainnya bisa jadi pintu masuk buat mulai belajar. Saya nggak terlalu mencari game yang kompetitif untuk kegiatan di rumah. Lebih suka yang bisa dimainkan sebentar, ada hal yang dipahami, lalu selesai. Kalau harus terus mengejar ranking, takutnya malah jadi beban tambahan.

Annisa Bahar

11 Mei 2026, 20.58 WIB · Telah dimoderasi

Idenya menarik, tapi saya masih ingin lihat perkembangannya. Saya nggak berharap aplikasi yang masih berkembang langsung sempurna. Tapi informasi tentang batasan dan fitur yang tersedia sebaiknya jelas. Pengguna jadi bisa memutuskan apakah kebutuhannya sudah terpenuhi tanpa harus mencoba semuanya satu per satu.

Yuyun Ginanjar

11 Mei 2026, 18.04 WIB · Telah dimoderasi

Contoh yang dekat dengan keseharian biasanya lebih mudah masuk. Saya berharap contoh dan pertanyaannya memakai bahasa yang sesuai usia.

Dadan Ginanjar

10 Mei 2026, 18.53 WIB · Telah dimoderasi

Konsepnya saya suka, pelaksanaannya perlu terus diperhatikan. Yang kurang sebaiknya dijelaskan terbuka, supaya harapan pengguna nggak terlalu jauh.

Farhan Bahar

10 Mei 2026, 17.17 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih suka halaman belajar yang sederhana begini.

I Ketut Ardana

10 Mei 2026, 17.07 WIB · Telah dimoderasi

Sebagai teman belajar tambahan, ini menarik. Buat saya aplikasi belajar yang baik itu membantu membuka rasa ingin tahu. Setelah mengerjakan sesuatu, ada keinginan bertanya atau mencari contoh lain. Kalau arahnya ke sana, manfaatnya bisa lebih panjang daripada sekadar menyelesaikan daftar tugas.

Benediktus Kaho

10 Mei 2026, 14.04 WIB · Telah dimoderasi

Ini bisa jadi bahan belajar bareng di rumah. Kadang yang dibutuhkan cuma contoh kalimat buat menjelaskan materi ke anak.

Farhan Anwar

9 Mei 2026, 17.22 WIB · Telah dimoderasi

Variasi contoh soal bakal berpengaruh besar. Satu per satu juga nggak masalah.

Halimah Jauhari

9 Mei 2026, 01.14 WIB · Telah dimoderasi

Saya masih membiasakan diri dengan letak menunya.

Tenri Latief

8 Mei 2026, 22.25 WIB · Telah dimoderasi

Fokus ke pengguna ponsel menurut saya sudah tepat. Tombolnya jangan kecil-kecil ya.

Cindy Ratulangi

8 Mei 2026, 06.17 WIB · Telah dimoderasi

Kesan pertama: cukup nyaman buat mulai belajar. Kalau nanti desainnya diperbarui, semoga jangan berubah total. Biasanya yang bikin repot itu pas udah hafal letak menu, eh semuanya pindah. Perbaikan kecil yang bikin tulisan lebih terbaca justru lebih terasa manfaatnya.