Cerita belajar bersama

Ulasan pengguna

Pengalaman dan masukan pengguna Project Pintar. Bintang 1–5 sama-sama diterima.

Tulis ulasan

4,9 / 5 dari 1.320 ulasan yang telah dimoderasi. Bukan penilaian independen; data simulasi tidak dihitung.

Nur Afifah Fauzi

14 Mei 2025, 17.37 WIB · Telah dimoderasi

Ini tipe aktivitas yang pengin saya coba bareng anak. Asal tetap ada tujuan belajarnya.

Jamilah Asyari

14 Mei 2025, 06.32 WIB · Telah dimoderasi

Ini tipe aktivitas yang pengin saya coba bareng anak.

Agnes Pattimura

12 Mei 2025, 01.12 WIB · Telah dimoderasi

Fokus ke pengguna ponsel menurut saya sudah tepat.

Hafiz Hasan

11 Mei 2025, 22.08 WIB · Telah dimoderasi

Sederhana, tapi idenya punya manfaat. Saya lebih senang belajar yang terasa wajar daripada yang penuh tekanan buat cepat bisa.

Billy Lumentut

10 Mei 2025, 00.10 WIB · Telah dimoderasi

Bahasa yang mudah dipahami itu nilai tambah.

Tiur Nainggolan

9 Mei 2025, 16.28 WIB · Telah dimoderasi

Buat penggunaan sehari-hari, versi ponsel bakal penting. Soalnya nggak selalu bawa laptop.

Albert Pangemanan

9 Mei 2025, 04.43 WIB · Telah dimoderasi

Warna halamannya kalem, saya suka.

Zulkifli Mahmud

8 Mei 2025, 16.18 WIB · Telah dimoderasi

Saya lebih suka halaman belajar yang sederhana begini. Kalau nanti desainnya diperbarui, semoga jangan berubah total. Biasanya yang bikin repot itu pas udah hafal letak menu, eh semuanya pindah. Perbaikan kecil yang bikin tulisan lebih terbaca justru lebih terasa manfaatnya.

Duma Panjaitan

8 Mei 2025, 09.39 WIB · Telah dimoderasi

Enak ada kegiatan yang langsung bisa dicoba. Kalau nanti jumlah soalnya bertambah, semoga kualitasnya ikut dijaga. Pilihan jawaban yang ambigu bisa bikin anak bingung padahal konsepnya sudah dia pahami. Lebih baik bertahap daripada banyak tetapi penjelasannya belum matang.

Asep Herdiana

7 Mei 2025, 19.01 WIB · Telah dimoderasi

Unsur bermainnya bikin penasaran. Saya nggak terlalu mencari game yang kompetitif untuk kegiatan di rumah. Lebih suka yang bisa dimainkan sebentar, ada hal yang dipahami, lalu selesai. Kalau harus terus mengejar ranking, takutnya malah jadi beban tambahan.

Cut Aulia Abidin

7 Mei 2025, 05.28 WIB · Telah dimoderasi

Saya tertarik karena orang tua juga dilibatkan. Orang tua juga kadang lupa materi sekolah, jadi jangan diasumsikan selalu langsung tahu jawabannya. Penjelasan sederhana akan sangat membantu. Bisa belajar bareng tanpa harus berpura-pura sudah menguasai semuanya itu rasanya lebih nyaman.

Agnes Sopacua

5 Mei 2025, 22.34 WIB · Telah dimoderasi

Saya belum berani bilang cocok untuk semua orang.

Jamilah Sabri

5 Mei 2025, 16.31 WIB · Telah dimoderasi

Pendapat awal saya cukup positif, dengan beberapa catatan. Yang kurang sebaiknya dijelaskan terbuka, supaya harapan pengguna nggak terlalu jauh.

Dewi Laras Prasetyo

5 Mei 2025, 15.26 WIB · Telah dimoderasi

Konsep pendampingan orang tuanya masuk akal. Semoga petunjuk untuk orang tua nggak terlalu teknis atau panjang.

I Wayan Sastra

5 Mei 2025, 12.50 WIB · Telah dimoderasi

Pendapat awal saya cukup positif, dengan beberapa catatan.

Hotma Panjaitan

5 Mei 2025, 06.08 WIB · Telah dimoderasi

Rasanya lebih ringan kalau cukup satu bagian dulu. Slow but steady aja.

Intan Maria Hutagalung

4 Mei 2025, 15.26 WIB · Telah dimoderasi

Idenya menarik, tapi saya masih ingin lihat perkembangannya. Kalau ada perubahan, catatan singkat tentang apa yang diperbaiki akan membantu.

Risal Mappangara

4 Mei 2025, 08.27 WIB · Telah dimoderasi

Saya suka kalau belajar dimulai dari contoh konkret. Satu contoh tambahan sering lebih membantu daripada mengulang penjelasan yang sama dengan kata-kata lebih sulit.

I Nyoman Ardana

3 Mei 2025, 14.18 WIB · Telah dimoderasi

Saya berharap pengalaman di HP tetap nyaman. Jangan sampai posisi tombol berubah saat gambar selesai dimuat. Itu hal kecil yang kadang bikin salah pencet.

Daniel Latumahina

3 Mei 2025, 07.27 WIB · Telah dimoderasi

Saya berharap pembahasannya jadi kekuatan aplikasi ini. Nggak harus pakai istilah rumit.